Salam....^__^
Suatu hari, saat aku sedang membenahi rak buku, sepintas aku melihat binder note hijau, yang aku pake saat kuliah dulu. Malamnyanya, aku kembali menoleh pada binder itu, yang masih penuh dengan selipan-selipan kertas yang sudah sejak dulu berada disitu. Iseng-iseng kuambil aja binder itu, ku bolak-balik, tertanyata isinya masih saja tak jauh berbeda. Meski sekarang ada berlembar-lembar tulisan baru, namun catatan2 dan selipan kertas yang sejak dulu masih saja bercokol disitu. catatan awal kuliah genetika, kertas-kertas respon praktikum fistum, fiswan, dan beberapa praktikum lainnya. Mereka masih disana. Biarlah......aku membaca seklias tulisan-tulisan dikertas itu, tanpa berniat menyingkirnya. Biarlah.....biarkan saja. dan sekejap, rindu pun menggelegak dalam hatiku. Membanjiri setiap sudut memoriku. Kuraih handphone yang tergelatk disamping ku, dan mengetik sebaris pendek pesan. send. pesan itu pun terkirim ke beberapa sahabat yang lama tak bertatap muka.
I MISS YOU. itu saja isi pesan itu, singkat, padat, sarat emosi.
Beberapa hari kamudian, kulihat status facebook seorang kawan kuliah, yang menulis bait lagu tentang persahabatan yang pernah populer. Dan ternyata tulisan itu pun banyak ditanggapi oleh teman lainnya.
dan malem kemaren, aku menonton DVD sendiri, karena suami lagi berkutat dengan kesibukannya di kamar depan. Adegannya sederhana, saat seorang cewek dan cowok yang baru turun dari bukit. Mereka berjalan bersisian, tiba-tiba si cowok mengulurkan lengannya, berniat membantu cewek yang terlihat berjalan tertatih-tatih. Ooooppppsssss.....aku terkekeh melihat adegan itu. Adegannya sih ga lucu sama sekali, tapi yang lucu justru ingatan yang melintas di otakku. wkwkkwkwkwkwk....teman, kalian yang mengerti pasti langsung mengerti apa maksudnya. (itu tuh..... kejadian waktu kita kuliah lapangan ke Isau-isau. gotcha......itu dia). kikikikikikiki....aku ketawa lagi inget itu.
kawan-kawan semasa kuliah. Rasanya semua yang terjadi di masa-masa itu masih terkenang hingga kini. Ntahlah, apa mungkin karena waktu itu kita merasa sangat dekat satu sama lain, atau karena waktu itu adalah masa pencarian jati diri kita, ataukah karena waktu kebersamaan kita yang relative panjang (iya lah dari pagi sampe jam 4 sore lewat kita bareng2, dari senin sampe jumat. Malah kadang lebih pula). Yang pasti, saat-saat seperti itu masih membekas hingga kini.
Mungkin benar kenangan itu masih meraja karena kalian yang mendewasakanku, kebersdamaan itu yang mengajarkan banyak hal bagi ku. Tentang kebersamaan, tentang kerja keras, tentang saling menghargai dan berbagi, juga tentang meredam emosi dan perasaan ingin menang sendiri. Yang pasti, kalian mewarnai saat itu, yang masih membias hingga kini.
Dan kini kita semua sudah kembali pada kehidupan kita masing masing. Dengan segala atribut dan kesibukan yang berbeda. Jaarak dan waktu turut memperparah renggang antara kita. Mungkin sekarang kita sudah tak rajin lagi berkirim kabar, sudah semakin jarang bertukar cerita, bahkan tak sempat saling sapa. Bukan berarti tak lagi ada rindu buat kalian. Bukan juga sengaja melupakan (hanya kadang tak menyempatkan hahahahahaha),
Bagaimana pun, kalian memberi andil bagiku, turut mendewasakanku dengan cara yang unik dan berbeda-beda. Menemani dan membersamai melewati waktu-waktu penuh cerita dan kenangan itu. Kalian ada disana, dalam tiap lembar ingatan dan kenangan. Benar seperti lagu itu “Persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu”. Mungkin sekarang kita telah menjelma kupu-kuppu, ditengah ingar dunia dan hari-hari yang kita lewati. Biarlah…kita lewati hari-hari ini dengan cara kita sendiri-sendiri. Kalian tetap ada, mengisi lembar-lembar kenangan itu. Mungkin sekali-kali kita akann bertelpon ria, bertukar cerita meski hanya lewat pesan dan suara, atau suatu hari kita akan menrencakan buat reuni. Karena kita semua pasti saling mengangeni. Bener
“Bila kita telah hidup masing-masing, ingatlah hari ini……”


0 comments:
Post a Comment