Wednesday, 15 August 2012

Its time for Iedl Fitri

Salaam.....

Tanpa terasa ramdhan tahun 1433 H tinggal dalam hitungan hari. Semakin mendekati hilal  1 syawal. Ya allah.....ramadhan tahun ini memberikan kesan yang tak sama dari tahun2 sebelumnya, karena ramadhan selalu memberi kesan yang berbeda di setiap tahunnya.
Banyak hal yang harus kami syukuri di tahun ini, meski kuakui ada beberapa harapan yang masih belum dapat terwujud di moments spesial tahun ini. Tapi bagaimana pun kesyukuran atas segala yang telah dilimpahkan harusnya tak berkurang karena keinginan yang belum terwujud itu. Alhamdulillah wa syukurillah.......dan yups.....setelah berpuasa selama ramadhan tentu idul fitri adalah moment yang dinanti. Hmmm.....meski kadang terasa capek banget tapi aku tetap exicited mempersiapkan lebaraan nanti. Mulai dari mebersihkan rumah dan halaman kecilnya, nyiapin kue2 buat isian toples, masak buat hidangan lebaran, belanja macem2 dan banyak lainnya. Capek juga kadang berpanasan n berdesakan di pasar buat belanja macem2 keperluan, tapi aku sangat menikmati semuanya. Well itu emang tugasnya ibu2 sih ya....n  yess....i'm a  house wife already. Ambil posisitfnya aja, berarti kalo kita ikut bersuka ria menyambut lebaran, terus jadi banyak bolak-balik ke pasar membeli berbagai kerpluan setidaknya kita memiliki rezeki yang harus kita syukuri. Lha iya dong, kalo kita ga punya rezeki mana bisa kita membeli keperluan ini itu buat lebaran???tapi bulan berarti kita lantas berfoya2 belanja yang berlebihan. cukup membeli barang2 kebutuhan dan keperluan aja. bukankah ramadhan telah menempa kita untuk terut berempati terhadap mereka yang kekuranga, bukankah selama ramdhan kita dilatih untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Nah...itulah kenapa sebelum lebaran idul fitri, diakhir ramadhan kita diwajibkan berzakat. ya.......sebagai bentuk solidaritas kita terhadap orang2 yang kekurangan. Tetapi akan lebih baik lagi kalo zakat yang memang harus kita keluarkan ditambah juga dengan amal yang lain, semisal infaq dan shadaqah.  jadii....kaum marginal pun turut bisa merayakan kebahagian di hari fitri 1 syawal itu. Hmmmmm begini nih kalo ustadzah udah turun ngomong. penjelasannya panjang booo.....hehehehe mudah2an bermanfaat ya....
 Yang pertama di hari raya tentu sholat ied. dan inget....jangan ngobrol sewaktu khotib sedang anik mimbar. begitu tuh yang benar. Sholat idul fitri tahun ini kayaknya kami bakal sholat dimasjid yang beda dengan tahun sebelumnya, ya....kan kita udah ganti alamat, pindah rumah. jadi ya...solat ied dimasjid yang dekat2 lingkungan tempat yang sekarang deh...biar sekalian kenalan ma tetangga n warga sekitar deh ya.
Oh iya, tentang khutbah idul fitri. ada satu khutbah yang pernah aku dengar, kebetulan waktu itu khotib yang ngebawain itu khutbah adalah ayahku sendiri, dan terulang lagi waktu di palembang, khutbah yang kurang lebih sama di bawakan oleh kak hasan. Khutbah itu sampe sekarang masih meninggalkan kesan buatku. ntah aku yang terlalu meresapinya atau apa, yang pasti khutbah itu membuatku bergetar, jatuh aku dalam haru. Bahkan kapan aku mengingat isi khutbah itu, hatiku sesaat seakan luluh.
Well.... petikan dari khutbah itu yang paling kuingat adalah betapa seorang anak yatim piatu yang tidak bsa merasakan indahnya idul fitri. karena keadaannya yang tiada lagi ber-ayah bunda, tidak ada baju baru layaknya anak2 lain. tidak ada sepatu indah yang bisa dikenakan di hari itu. pilu hatiku membayangkan anak itu berlebaran seorang diri, tanpa baju baru, tanpa sepatu, bahkan mungkin ga ada makanan dan kue2 seperti yang terhidang dirumah kita. bahkan sambil mengetikkan isi khutbah ini pun air mataku kembali merebak.
Well....ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi, agar tidak ada orang yang mengalami lagi nasib seperti anak yatim dalam khutbah itu.
For all.....selamat idul fitri....selamat kembali ke fitra. selamat meraih kemenangan. Minal Aidin wal faidzin....mohon maaf lahir dan batin.

 
Copyright 2009 My Memoar. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Blogger Showcase