Salaam....^__^
Wuahhh tanggal satu nie, hari jumat pula, pagi2 bumi udah dapet berkah hujan dari sang Khalik lagi. Hmmm pagi yang basah menyambut persil kedua 2011. Ahhh pertanda bagus nih. ya...semoga aja bulan ini emang membawa kebaikan buat semua. Amienn
Tapi meski hujan mengguyur kota kecilku tercinta sejak tadi malam, tetep aja mesti ke kantor. Karena emang hari nie masih hari kerja. Berbekal mantel hujan, dan kantong plastik buat ngealapisi tas, bummmmmm aku pun membelah jalanan, menembus hujan bersama mio biru-ku yang juga kedinginan.
Ahhh sudahlah, hujan ini sudah suatu kemestian yang sudah lama tertulis. Dan kerja pun sebenarnya adalah keharusan buat kita. So, ga apa2lah hujan2an dan sedikit kedinginan. Bukankah kalo kita keras terhadap kkehidupan, maka kehidupan akan melunak kepada kita. berarti kita emang harus kerja keras agar dunia lunak pada kehidupan kita.
Jadi inget sebuah kalimat bijak yang dulu sempat kuingat baik2. Kalimat bijak itu bilang bahwa dunia ini seperti sebuah cermin, saat kau tersenyum padanya, dia pun akan tersnyum padamu. Aku setuju banget nih ama kalimat itu. Coz it was absolutely right, ever. karena semua yang kita dapatkann hari ini adalah hasil dari apa yang kita pikirkan berhari-hari atau bahkan bertahun-tahun lalu. Sesuatu yang kita pikirkan itu lalu kita wujudkan dalam tindakan. Dan tahukah kawan, apa yang kita pikirkan itu lah yang akan terjadi. Dan tentu saja semua ini terjadi juga karena campur tangan Dia yang serba Maha. Karena DIA adalah sebagaimana prasangka hambanya. Saat kita berpikir baik, positif thingking, maka hal baik itu pula lah yang akan terjadi pada kita. Bukan hanya karena kita memikirkannnya, tapi karena DIA membuat segala sesuatu didunia yang dibawah kekuasaaan-NYA ini mengalir, menjadikan pikiran kita itu nyata. karenanya, emang rugi kan, waktu2 yang kita habiskan untuk berpikir dan berbuat negatif.
jangankan DIA yang serba MAHA, yang bisa melakukan segalanya terhadap hidup semua hambanya. Bahkan kita pun dapat memutuskan seperti apa kita akan dianggap oleh orang2 disekitar kita. Mmmmm....begini saja ceritanya. Kita, seorang manusia merupakan sesuatu yang sangat complicated. Kita punya beragam perasaan dan emosi. Seperti sebuah karya yang multi dimensi. Kadang pendapat orang2 terdekat pun akan berbeda saat mereka menilai kita. Tergantung tombol apa yang kita sentuh. Kadang aku sering memikirkan bahwa manusia layaknya sebuah super komputer maha canggih, dengan ratusan tombol sebagai sarana input, dan ekspresi dan sikap sebagai outputnya. Saat seseeorang X menyentuh tombol membosankan pada diri Y orang lain, maka yang akan tampak bagi X adalah bahwa Y adalah seorang yang membosankan. Sedangkan si A menyentuh tombol cuek pada Y, maka tentu saja bagi A, Y adalah sosok yang cuek. Sering kan hal2 seperti itu terjadi pada kita????ngaku aja deh!!!
okey aku mau jujur, bagi sebagian teman aku adalah orang yang rame dan seru, tentu saja karena dia mengakitfkan tombol asyik pada diriku, maka yaaa aku bisa seru dan rame kalo lagi bareng temenku itu. Tapi ada lagi temenku yang lembut, yang anggun, dan keibuan. terkadang temenku yang satu ini menyentuh sisi kewanitaanku, makanya kadang waktu lagi ngobrol dengan dia kami sering ngomongin hal2 yang berbau kewanitaan, hal2 yang cewek banget deh. Dalam pandangan temenku itu aku adalah sosok yang lembut. Tapi ada pula temenku yang lain yang menynetuh sisi penyayang dari seorang aku, karena dia adalah sosok yang yang pendiam, pemalu,dan butuh perhatian. Sehingga didepan dia, aku adalah sosok yang selalu berlimpah semangat dan penuh kasih sayang.
Ya...itu hanya seorang aku, manusia biasa, the same as you all. Apalagi tuhan, yang menciptakan kita. Kalo kita menyentuh DIA dengan pikiran2 positif dan penuh pengharapan, maka apa susahnya bagi-NYA untuk menjadikan pikiran dan pengharapan kita itu nyata buat kita????Bukankah DIA adalah pemilik semsta jagad raya ini, bukakah DIA adalah yang serba maha, yang bagi-NYA keinginan2 kita hanya sepersekian dari keluasan kekuasaan-NYA???? Bukankah bagi-NYA, jadi maka jadilah.....kun fa yakun.
So....smile to the world, n the world will smile back to you. dan tentu saja tetap dan selalu berprasanka baik atas takdir-NYA, karena slembar daun yang gugur pun atas kehendak-NYA.Tugas kitalah untuk bekerja keras, dan mengizinkan DIA menentukan hasil, seperti yang kita usahakan dan harapkan. Work Smart, my fellas.......!!!!!!
Wuahhh tanggal satu nie, hari jumat pula, pagi2 bumi udah dapet berkah hujan dari sang Khalik lagi. Hmmm pagi yang basah menyambut persil kedua 2011. Ahhh pertanda bagus nih. ya...semoga aja bulan ini emang membawa kebaikan buat semua. Amienn
Tapi meski hujan mengguyur kota kecilku tercinta sejak tadi malam, tetep aja mesti ke kantor. Karena emang hari nie masih hari kerja. Berbekal mantel hujan, dan kantong plastik buat ngealapisi tas, bummmmmm aku pun membelah jalanan, menembus hujan bersama mio biru-ku yang juga kedinginan.
Ahhh sudahlah, hujan ini sudah suatu kemestian yang sudah lama tertulis. Dan kerja pun sebenarnya adalah keharusan buat kita. So, ga apa2lah hujan2an dan sedikit kedinginan. Bukankah kalo kita keras terhadap kkehidupan, maka kehidupan akan melunak kepada kita. berarti kita emang harus kerja keras agar dunia lunak pada kehidupan kita.
![]() |
| Dunia tersenyum |
Jadi inget sebuah kalimat bijak yang dulu sempat kuingat baik2. Kalimat bijak itu bilang bahwa dunia ini seperti sebuah cermin, saat kau tersenyum padanya, dia pun akan tersnyum padamu. Aku setuju banget nih ama kalimat itu. Coz it was absolutely right, ever. karena semua yang kita dapatkann hari ini adalah hasil dari apa yang kita pikirkan berhari-hari atau bahkan bertahun-tahun lalu. Sesuatu yang kita pikirkan itu lalu kita wujudkan dalam tindakan. Dan tahukah kawan, apa yang kita pikirkan itu lah yang akan terjadi. Dan tentu saja semua ini terjadi juga karena campur tangan Dia yang serba Maha. Karena DIA adalah sebagaimana prasangka hambanya. Saat kita berpikir baik, positif thingking, maka hal baik itu pula lah yang akan terjadi pada kita. Bukan hanya karena kita memikirkannnya, tapi karena DIA membuat segala sesuatu didunia yang dibawah kekuasaaan-NYA ini mengalir, menjadikan pikiran kita itu nyata. karenanya, emang rugi kan, waktu2 yang kita habiskan untuk berpikir dan berbuat negatif.
jangankan DIA yang serba MAHA, yang bisa melakukan segalanya terhadap hidup semua hambanya. Bahkan kita pun dapat memutuskan seperti apa kita akan dianggap oleh orang2 disekitar kita. Mmmmm....begini saja ceritanya. Kita, seorang manusia merupakan sesuatu yang sangat complicated. Kita punya beragam perasaan dan emosi. Seperti sebuah karya yang multi dimensi. Kadang pendapat orang2 terdekat pun akan berbeda saat mereka menilai kita. Tergantung tombol apa yang kita sentuh. Kadang aku sering memikirkan bahwa manusia layaknya sebuah super komputer maha canggih, dengan ratusan tombol sebagai sarana input, dan ekspresi dan sikap sebagai outputnya. Saat seseeorang X menyentuh tombol membosankan pada diri Y orang lain, maka yang akan tampak bagi X adalah bahwa Y adalah seorang yang membosankan. Sedangkan si A menyentuh tombol cuek pada Y, maka tentu saja bagi A, Y adalah sosok yang cuek. Sering kan hal2 seperti itu terjadi pada kita????ngaku aja deh!!!
okey aku mau jujur, bagi sebagian teman aku adalah orang yang rame dan seru, tentu saja karena dia mengakitfkan tombol asyik pada diriku, maka yaaa aku bisa seru dan rame kalo lagi bareng temenku itu. Tapi ada lagi temenku yang lembut, yang anggun, dan keibuan. terkadang temenku yang satu ini menyentuh sisi kewanitaanku, makanya kadang waktu lagi ngobrol dengan dia kami sering ngomongin hal2 yang berbau kewanitaan, hal2 yang cewek banget deh. Dalam pandangan temenku itu aku adalah sosok yang lembut. Tapi ada pula temenku yang lain yang menynetuh sisi penyayang dari seorang aku, karena dia adalah sosok yang yang pendiam, pemalu,dan butuh perhatian. Sehingga didepan dia, aku adalah sosok yang selalu berlimpah semangat dan penuh kasih sayang.
Ya...itu hanya seorang aku, manusia biasa, the same as you all. Apalagi tuhan, yang menciptakan kita. Kalo kita menyentuh DIA dengan pikiran2 positif dan penuh pengharapan, maka apa susahnya bagi-NYA untuk menjadikan pikiran dan pengharapan kita itu nyata buat kita????Bukankah DIA adalah pemilik semsta jagad raya ini, bukakah DIA adalah yang serba maha, yang bagi-NYA keinginan2 kita hanya sepersekian dari keluasan kekuasaan-NYA???? Bukankah bagi-NYA, jadi maka jadilah.....kun fa yakun.
![]() |
| Smile is in the air |



