Salaam...^__^
Hari ini puasa kedua di ramadhan tahun hijriyah kali ini, juga robekan kedua dari bulan Agustus, yang juga hari kedua dalam susunan hari ditiap minggu. Bulan ini sepertinya akan benar2 menjadi milik umat Islam Indonesia. Ya.....dalam bulan2 ini ada ramdhan yang penuh berkah bagi segenap kaum muslim, ada juga hari kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Sesungguhnya besar juga harapan ku, agar bulan ini pun menjadi milik kami. tempat kami meraup pahala, berkah, dan kegembiraan. tapi...entahlah. No body knows. honestly, its hard to make even a smile in my mind, everything seems like a labyrinth in my brain. KUSUT......
Banyak impian dan doa2 yang kuukir pada hari biasa, terlebih pada bulan ramadhan ini, saat doa2 dijanjikan akan diijabah oleh yang maha mendengar, pemilik semesta angkasa raya. Sungguh bukan niatku untuk meragukan janji2 NYA, tapi apa dayaku saat hati manusiawiku masih saja kecewa atas apa yang terjadi.
Tuhan, bukan juga inginku untuk iri dan dengki atas karunia yang KAU limpahkan kepada hamba-Mu yang lain, yang ternyata bukan aku. Meskipun sungguh besar harapan kami untuk menerima berkah serupa yang kau anugerahkan kepada orang2 lain. Meski aku mampu mengucapkan selamat atas karunia yang terlimpah bagi mereka, tapi sejujurnya dalam hatiku, aku berteriak. bukan karena marah, tapi karena karena aku pun berharap mendapatkan anugerah serupa itu.
Sungguh aku ingin bertanya berapa banyak lagi kesabaran yang harus kuhimpun hingga DIA berkenan memberikan kami karunia yang kami tunggu.
Namun, saat kesadaran itu datang padaku, tak jarang aku insaf pada keadaan. Berpasrah dan ikhlas melakoni ketentuan ini, dan memperbanyak ilmu tentang sabar selama masa penantian ini. Entahlah, mungkin juga kami masih dalam masa ujian untuk mendapat kepercayaan mengemban tugas yang kami tunggu. Entahlah....banyak rahasia dibalik semua ini, mungkin juga waktu yang tepat belum menghampiri kami. Bukankah semuanya yang direncanakan-NYA adalah yang terbaik dan terindah bagi hambanya, mungkin kami masih harus ditempa tentang kesabaran dan keikhlasan yang cukup.
Seperti yang pernah diajarkan Ibu Ning dalam kuliah fisiologi tumbuhan di kampus dulu, bahwa salah satu ketepatan itu adalah tepat waktu dan tepat tempat. Mungkin hal yang sama juga bisa diaplikasikan dalam apa yang kami harapkan saat ini.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada MU dari godaan syetan, dari siksa kubur dan siksa neraka, serta dari kejahatan mahluk MU. namun aku hamba Mu yang lemah dan penuh dosa, sesungguhnya aku memohon ampun dari segala salah dan khilaf dimasa lalu dan masa mendatangku, semoga KAU berkenan mendengar doa dan mengijabah pinta kami. Amine...allahumma amien.....
Ya Allah, ajarkan kami untuk lebih ikhlas dan bersabar. karena sesungguhnya Allah bersama orang2 yang sabar.
Kami tetap menunggu waktu, saat KAU mengijabah doa kami, dan menyentuh hati kami dengan penuh kesyukuran. Dan semuanya akan indah pada waktunya, so....bersahabatlah dengan momentum.
Hari ini puasa kedua di ramadhan tahun hijriyah kali ini, juga robekan kedua dari bulan Agustus, yang juga hari kedua dalam susunan hari ditiap minggu. Bulan ini sepertinya akan benar2 menjadi milik umat Islam Indonesia. Ya.....dalam bulan2 ini ada ramdhan yang penuh berkah bagi segenap kaum muslim, ada juga hari kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Sesungguhnya besar juga harapan ku, agar bulan ini pun menjadi milik kami. tempat kami meraup pahala, berkah, dan kegembiraan. tapi...entahlah. No body knows. honestly, its hard to make even a smile in my mind, everything seems like a labyrinth in my brain. KUSUT......
![]() |
| Segundah hatiku |
Banyak impian dan doa2 yang kuukir pada hari biasa, terlebih pada bulan ramadhan ini, saat doa2 dijanjikan akan diijabah oleh yang maha mendengar, pemilik semesta angkasa raya. Sungguh bukan niatku untuk meragukan janji2 NYA, tapi apa dayaku saat hati manusiawiku masih saja kecewa atas apa yang terjadi.
Tuhan, bukan juga inginku untuk iri dan dengki atas karunia yang KAU limpahkan kepada hamba-Mu yang lain, yang ternyata bukan aku. Meskipun sungguh besar harapan kami untuk menerima berkah serupa yang kau anugerahkan kepada orang2 lain. Meski aku mampu mengucapkan selamat atas karunia yang terlimpah bagi mereka, tapi sejujurnya dalam hatiku, aku berteriak. bukan karena marah, tapi karena karena aku pun berharap mendapatkan anugerah serupa itu.
Sungguh aku ingin bertanya berapa banyak lagi kesabaran yang harus kuhimpun hingga DIA berkenan memberikan kami karunia yang kami tunggu.
Namun, saat kesadaran itu datang padaku, tak jarang aku insaf pada keadaan. Berpasrah dan ikhlas melakoni ketentuan ini, dan memperbanyak ilmu tentang sabar selama masa penantian ini. Entahlah, mungkin juga kami masih dalam masa ujian untuk mendapat kepercayaan mengemban tugas yang kami tunggu. Entahlah....banyak rahasia dibalik semua ini, mungkin juga waktu yang tepat belum menghampiri kami. Bukankah semuanya yang direncanakan-NYA adalah yang terbaik dan terindah bagi hambanya, mungkin kami masih harus ditempa tentang kesabaran dan keikhlasan yang cukup.
Seperti yang pernah diajarkan Ibu Ning dalam kuliah fisiologi tumbuhan di kampus dulu, bahwa salah satu ketepatan itu adalah tepat waktu dan tepat tempat. Mungkin hal yang sama juga bisa diaplikasikan dalam apa yang kami harapkan saat ini.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada MU dari godaan syetan, dari siksa kubur dan siksa neraka, serta dari kejahatan mahluk MU. namun aku hamba Mu yang lemah dan penuh dosa, sesungguhnya aku memohon ampun dari segala salah dan khilaf dimasa lalu dan masa mendatangku, semoga KAU berkenan mendengar doa dan mengijabah pinta kami. Amine...allahumma amien.....
Ya Allah, ajarkan kami untuk lebih ikhlas dan bersabar. karena sesungguhnya Allah bersama orang2 yang sabar.
Kami tetap menunggu waktu, saat KAU mengijabah doa kami, dan menyentuh hati kami dengan penuh kesyukuran. Dan semuanya akan indah pada waktunya, so....bersahabatlah dengan momentum.
![]() | |
| Momentum.............bersahabat dengan momentum |


0 comments:
Post a Comment